January 11, 2013

Run After You

Aku ini hanya manusia
Meski manusia adalah ciptaan yang paling sempurna
Aku ini tidak sempurna
Aku bahkan mungkin bukan contoh yang baik untuk kau teladani
Tapi, aku ini masih manusia pemilik rasa
Aku punya saraf, tapi juga punya perasaan
Kau pikir aku ini robot?

Sudah cukup jauh aku mengejarmu
Berlari di belakangmu
Berusaha menggapai lenganmu
Namun terbentang jarak antara kita
Jarak yang terkenal bernama
Takdir

Ya, takdir membatasi kita
Meski hidup adalah harapan
Akan ada harapan-harapan yang sia-sia
Walau hanya untuk diinginkan belaka
Takdir membentangi anganku untuk memilikimu
Dan tak seorangpun bisa melanggar garis takdir

Aku telah duduk dalam sepi
Menunggu kau datang dan berkata,"Maukah kau ikut denganku dan nikmati dunia hanya untuk kita?"
Namun kau tak pernah sekalipun menatapku
Aku telah meringkuk dalam rindu
Bahkan aku yakin rinduku bisa mematikan rasaku
Karena berusaha membuatmu menatapku tepat di mataku

Galaksi itu tidak berbatas
Beda dengan anganku akan 'kita'
Terbatas
Karena kau
Ataupun aku yang memang letih
Atas segalanya

Cukup, aku tidak mau hancur
Sudah, aku tidak mau jadi lemah
Biar, aku ingin pergi saja
Daripada aku menggigil dalam tangisku

Aku tidak ingin membencimu karena tidak membalas rasa
Aku bukan tipe orang seperti itu
Aku tidak ingin menghiraukan katamu
Karena 'teman' masih mungkin di antara

Kau payah, jika kau kira rasaku telah hilang
Kau kira segampang itu menghapus rasa?
Coba kau tulis alfabet di secarik kertas
Dengan pensil 6B dan tekan kuat
Coba hapus sekarang, perlahan saja
Apa bersih?
Toh, tidak
Masih ada bekasnya, bukan?

Aku hanya ingin berhenti membuang anganku
Sementara di waktu yang sama ketika aku memikirkan kemungkinan 'kita'
Aku bisa mencipta karya
Aku bisa menggagas ide akan sesuatu yang penting

Aku hanya lelah mengejarmu
Berlari setelahmu
Dan tak pernah berhasil gapai lengan
Toh, kau juga tak bakal membaca deretan angan ini
Kau juga tak mungkin peduli padaku
Iya atau iya?

Karena meski kau tak pernah bilang padaku
Aku tau jelas satu hal





Kenyataan bahwa kau tidak menginginkanku ada dalam liku hidupmu

No comments:

Post a Comment